Salah Satu Pemain Luka Modric Menerima Penghargaan Ballon d’or 2018

luka modric

Salah Satu Pemain Luka Modric Menerima Penghargaan Ballon d’or 2018

Penyerang.Co-Gelandang Club sekuat Real Madrid  Luka Modric , dinobatkan menjadi salah peraih Ballon d’or musim 2018 ini di Grand Palais.paris,prancis pada senin  03/12/2018. di malam hari sang pemain pun di kabarkan sangat tidak menyangka dirinya bisa meraih pernghargaan bergensi tersebut.

Bisa kita ketahui pemain tersebut saat ini telah menjadi salah satu pemain terbaik setelah dirinya di berhasil mendapatkan penghargaan bergengsi tersebut dan saat ini pemain tersebut di kabarkan masi penempati posisi teratas dengan 756 poin yang di dapatkan pemain tersebut. ia juga mengalahkan mantan rekan setimnya Cristiano Ronaldo dengan poin 476 yang di raih pemain tersebut dan striker Atletico Madrid Antoine Griezmann yang hanya memiliki poin 414 saja.

Modric mengaku sangat bangga dengan penghargaan yang dirinya terima saat ini dan dirinya berhasil menjadi salah satu dari pemain bintang yang bisa menempati dimana posisi tersebut hanya bisa di isi kan pemain yang memiliki bakat tinggi dan prestasi yang bagus sebagai pemain terbaik dunia.

Modric mengaku sangat bangga dengan penghargaan yang dirinya terima saat ini dan dirinya berhasil menjadi salah satu dari pemain bintang yang bisa menempati dimana posisi tersebut hanya bisa di isi kan pemain yang memiliki bakat tinggi dan prestasi yang bagus sebagai pemain terbaik dunia.

Penerimaan Ballon d’or kali akan menjadi keberhasilan saya semasa kalir saya di tahun 2018 ini dan bisa memberikan hasil yang terbaik untuk saya kedepanya dan memiliki cara dimana saya akan terus membuktikan bawasanya saya sangat cocok menjadi pemain yang mempunya prestasi yang terbaik sepanjang masa saya bermain.

Luka Modric di kabarkan menjadi salah satu pemain utama kroasia yang meraih gelar prestisius ini dan gelandang berusia 33 tahun tersebut ditengarai berhak meraih Ballon d’or setelah pemain tersebut membantu club sekuat Real Madrid beraih gelar Liga Champions Tiga kali berturut-turut dan pemain tersebut juga mengantarkan negara kroasia menuju final Piala Dunia 2018 yang lalu.

Paula Dybala Menunggu Lionel Messi kembali ke Timnas Argentina

Paulo Dybala dan Lionel Messi
Paulo Dybala dan Lionel Messi

Penyerang dari Juventus sekaligus Seorang timnas Argentina, yang bernama Paulo dybala, mengatakan bahwa Ingin lionel Messi secepatnya kembali ke Timnas karena ia merasa Bintang dari Klub Barcelona ini dapat memberikan sebuah bantuan terhadap Skuat Albiceleste yang saat ini masih tergolong sangat Muda.

Lionel Messi di pada saat dilapangan bulan juli yang lalu, dimana Timnas argentina pada saat itu sedang menghadapi Prancis di babak 16 Piala Dunia 2018. Pertandingan tersebut berlangsung sangat sengit dan berakhir dengan skor 4-3 untuk kemenangan Les Blues.

Sejak saat itu, seorang penyerang yang sudah berumur 31  tahun ini tidak pernah lagi terlihat bersama timnas dalam beberapa Kesempatan, Ia tidak akan memenuhi permintaan negaranya Unutk bermain dalam salah satu ajang internasional.

Dengan ketidakhadirannya Lionel messi, Maka Paulo Dybala sudah mendapatkan Jatah Untuk bermain yang lebih Banyak lagi. Banyak yang mengira bahwa kehadiran Peraih Ballon D’or 5  kali ini tidak bisa bermaian dengan sosok seperti Paulo Dybala.

Maka dari hal tersebut, Ketidakhadirannya Lionel Messi Jelas sangat menguntungkan Paulo Dybala. Tetapi Ternyata seorang Pemain yang berusia 24 tahun ini justru sangat khawatir dan Lebih mengharapkan kehadirannya.

“Kami ingin dia kembali, tutur Paulo Dybala saat jelang pertemuan di uji coba kedua pada Kontra Meksiko, pada hari rabu besok, dilansir dari Goal.

“kami haya mengetahui apa artinnya Lionel Messi untuk kami, Tetapi keputusan init tidak tergantung kepada pemain manapun, Tandasnya.

 

 

 

 

 

Sedang Cedera, Gelandang dari Barcelona akan Terancam Absen Lama

Ivan Rakitic
Ivan Rakitic

Klub barcelona Kemungkinan besar dapat kehilangan Ivan Rakitic sampai 3 pekan ini. Ini terjadi karena Gelandang yang diandalkan barcelona ini sedang mengalami cedera Hamstring.

Pernyataan yang dilakukan Melalui situs resmi Klub Barcelona telah menegaskan bahwa Ivan Rakitic sedang mengalami Otot Semimembranosus di kaki sebelah kanannya. Cedera ini didapatnya pada saat Kroasia  menang dengan skor 3-2 Pada saat pertandingan Liga A3 UEFA Nations League 2018-2019 Pada saat melawan Klub Spanyol, pada hari kamis yang lalu.

Konsekuensinnya pemain yang berumur 30 tahun ini, langsung Meninggalkan Kamp Pelatihan Negarannya, dan ia akan diperkirakan absen selama jangka waktu 2-3 minggu.

Seperti yang dikutip oleh Mundo Deportivo, Ivan Rakitic tidak akan memperkuat klub barcelona melawan PSV dan Villarreal dan ia juga dilarang mengikuti perjalanan ke Atletico Madrid.

Rakitic baru saja kembali merumput Bersama Klub Barcelona pada laga Derby Catalan pada saat melawann Espanyol pada Tanggal 8 Desember Mendatang.

Ivan Rakitic pernah di incar oleh Paris Saint-Germain, mereka telah dikabarkan bahwa sudah mempersiapkan Strategi baru agar bisa mendapatkan pemain Gelandang yang berasal dari kroasia ini untuk musim depan.

Seperti yang diketahui oleh , Ivan Rakitic menjadi Buruan dari Klub PSG pada musim panas ini, sang pelatih dari PSG yang bernama Thomas Tuchel dikabarkan sangat menyukai gaya Ivan Rakitic bermain dan ia sangat ingin memboyongnya ke Paris.

 

 

 

Enirique Mengatakan Bahwa Timnas Spanyol Tidak Pantas Kalah Dari Kroasia

 Luis Enrique
Luis Enrique

Timnas dari Spanyol ini menelan kekalahan Pahit pada saat bertanding ke Markas Kroasia pada matchday 4 Grup Liga A UEFA pada nations League, pada hari jumat. Tim asuhan Luis Enrique ini telah Takluk dengan skor 2-3 pada pengunjung laga.

Timnas Spanyol saat ini memang masih memuncaki grup ke 4 dengan menghasilkan 6 poin, tetapi nasib mereka telah di tentukan oleh pertandingan Ingrris Kontra Asia. Agar lolos ke Semifinal, Klub Spanyol sangat berharap Kroasia dan Inggris Hanya bermain dengan Imbang.

Pelatih Timnas Spanyol yang bernama luis Enrique telah mengakui bahwa pertandingan itu berjalan sangat Sulit. Ia juga mengatakan Spanyol Berada di Grup yang sulit walaupun masih memiliki Peluang untuk lolos.

Menurut Luis Enrique, Timnya sangat tidak layak Untuk Kalah. Ia sangat percaya bahwa Spanyol akan tampil dengan lebih baik dan seharusnya sangat pantas Untuk meraih kemenangan.

Saat, Luis Enrique hanya dapat berharap bahwa Spanyol masih memiliki peluang.”Group ini sangat Sulit dan selalu ada peluang untuk sampai akhir. Kami masih memiliki Sebuah Peluang,”Tandas Enrique di Fourfourtwo.

“Kedua Tim saat ini sedang bermain pada Babak kedua yang sangat Hebat. Kami akan tampil dengan lebih baik pada babak yang pertama dan kami sangat layak untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Kami tidak layak untuk Kalah pada situasi apapun.”

 

 

 

 

Arsenal Gagal Cetak Saat Melawan Sporting Lisbon di Liga UEFA Eropa

Dini pagi hari tadi, (11/09/2018), Arsenal baru saja menjamu Sporting Lisbon di markas besarnya Emirates Stadium. Jamuan Arsenal tersebut adalah dalam ajang laga UEFA Eropa 2018. Arsenal dan Sporting Lisbon bertanding dalam klasemen Group E Liga UEFA dan berakhir seimbang. Ini menjadi pertama kalinya bagi Arsenal tidak membawa kemenangan pada Liga UEFA Eropa 2018 ini. Karena Arsenal Gagal Cetak Saat Melawan Sporting Lisbon di Liga UEFA Eropa kali ini.

3 Pertandingan pertama Arsenal sebelumnya telah 3 kali secara berturut-turut di Liga Eropa ini. Saat menjamu Sporting Lisbon, para pemain Arsenal tampak begitu mudahnya mengecoh para pemain dari Sporting Lisbon. Sangat banyak peluang-peluang yang tercipta untuk Arsenal namun tidak berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh para pemain Arsenal. Sejak 45 menit pertama, Arsenal tampak tanpa henti memberikan tekanan kepada pemain dari Sporting Lisbon dan membahayakan lini pertahanan mereka.

Penguasaan bola sangat didominasi oleh Arsenal sekitar 71% dari keseluruhan pertandingan. Kesebelasan Sporting Lisbon tampak sangat kesulitan untuk menggagalkan rencana-rencana penetrasi dari Arsenal namun mereka berhasil bertahan hingga akhir tanpa kebobolan sama sekali oleh Arsenal. Hebatnya para pemain Sporting Lisbon meski kewalahan menghadapi Arsenal pada awalnya, mereka tampak mencoba untuk bermain sportif untuk tidak membuat pelanggaran-pelanggaran. Namun pada menit-menit terakhir, salah satu pemain dari Sporting Lisbon Jeremy Mathieu mendapatkan kartu merah oleh wasit pada menit ke 87 karena dianggap melakukan pelanggaran keras. Sebuah bunyi peluit setelah pelanggaran tersebut juga mengakhiri pertandingan tersebut dengan membuahkan poin 1 skor di klasemen untuk Arsenal maupun Sporting Lisbon.

Brian McClair Kecam Hasil Imbang Lawan Valencia

Penyerang.co  – Ikon Manchester United yang juga seorang legenda klub Brian McClair hanya memiliki satu kata untuk hasil imbang 0-0 yang buruk dengan Valencia di ajang Liga Champions eropa.
McClair percayajika para pemain  United kurang memiliki  keinginan untuk memperjuangkan niatan mereka memenangkan pertandingan.

Para pemain Jose Mourinho menyambut Valencia dari Spanyol ke Old Trafford untuk mencari kemenangan yang sangat dibutuhkan setelah kekalahan Premier League Sabtu di West Ham.

Tapi itu adalah malam yang mengerikan bagi tim Stretford yang setia ketika pasukan Mourinho kembali melakukan kebuntuan lain.
Ada ejekan cemoohan dari fans tuan rumah di peluit akhir saat Valencia mundur ke Mestalla dengan poin yang sulit diperjuangkan.

Dan McClair tidak bisa menolak merobek ke jepit United, mengklaim Mourinho dan para pemainnya kurang “keinginan.”

McClair tweeted: “Pelatih, pemain, sistem, bentuk, taktik, b *** ocks !!!

penerobosan
“Untuk memenangkan tim merah harus berjalan lebih keras dan lebih cepat daripada tim putih, saya percaya itu kadang-kadang disebut sebagai keinginan !!!”

United belum merasakan kemenangan sejak pertandingan Liga Champions terakhir melawan Young Boys.

Dan McClair bukan satu-satunya yang memiliki pop, dengan Paul Scholes memberi kesan Mourinho “memalukan” sebelum kick-off.

Dia mengatakan kepada BT Sport: “Saya terkejut dia selamat setelah hari Sabtu [kekalahan ke West Ham], pertunjukannya sangat buruk. Saya pikir mulutnya di luar kendali dan dia memalukan klub. ”

Deschamps Kagum Dengan Raihan Zidane

 Didier Deschamps yang saat ini dipercaya menangani tim nasional Prancis menilai bahwa Zinedine Zidane merupakan sosok pelatih yang sangat hebat dan ia tak segan mengaku kagum dengan apa yang telah diraih oleh Zidane bersama Real Madrid.

Real Madrid dan Zidane memang baru saja mencatat sejarah baru di ajang Liga Champions dengan berhasil meraih gelar juara selama tiga musim beruntun. Dalam laga puncak melawan Liverpool, El Real sukses meraih kemenangan dengan skor 3-1.

Selain merupakan gelar Liga Champions ketiga dirinya sebagai pelatih, raihan ini juga membuat Zidane sukses mengumpulkan sembilan gelar juara sejak dipercaya menangani Real Madrid.

Mantan pemain Real Madrid itu sebenarnya baru dipercaya menangani Madrid sejak Januari 2016 lalu untuk menggantikan posisi dari Rafael Benitez. Jika dihitung raihan gelar dan waktu melatih dirinya, maka Zidane berhasil memberikan gelar juara kepada Madrid setiap 97 hari sekali.

Melihat pencapaian Zidane itu, Deschamps mengaku sangat kagum dan melontarkan pujian kepada mantan kompatriotnya tersebut.

“Luar biasa. Kita semua hanya bisa mengagumi apa yang telah ia raih saat ini. Bukan hanya luar biasa ketika menjadi pemain, namun ia juga seorang pelatih yang luar biasa,” puji Deschamps.

Seperti diketahui, baik Deschamps dan Zidane memang sempat sama-sama memperkuat Juventus. Selain itu mereka juga merupakan penggawa andalan di tim nasional Prancis ketika masih aktif sebagai pemain.

Isco Akui Kehebatan Liverpool Bersama Salah

Liverpool menjadi tim yang memiliki pemain terbaik sepanjang musim ini yakni Mohamamd salah. Pemain dengan gelar pencetak gol terbanyak di Liga Inggris musim ini di raih oleh Mohamad Salah. Dukungan untuk menjadi juara Liga Champions juga berdatangan dari banyak kalangan. Walikota Liverpool, Joe Anderson menyatakan bahwa akan menyiapkan parade bus terbuka jika nantinya Liverpool menjadi kampiun Liga Champions musim ini.

Gelandang Real Madrid, Isco Alarcon mengaku bahwa Liverpool bukan tim Underdog seperti yang di sebut orang orang. Menurut Isco liverpool adalah tim tersubur sepanjang musim ini terbukti dari total perolehan gol yang berhasil mereka buat di Liga Champions yakni 40 gol dan mereka mempunyai dua top score yakni Mohamed Salah dan Roberto Firmino yang masing masing mencetakkan 10 gol di ajang ini.

Liverpool memang bukan tim unggulan di ajang Liga Champions namun mereka telah mampu membuktikan diri dengan lolos ke babak final dan siapa pun tidak seharusnya meremehkan kebolehan mereka. sebab tim tim besar dan kuat berhasil mereka kalahkan untuk bisa sampai ke Final.

Meskipun saya dan Real Madrid lebih di favoritekan untuk menjadi juara namun kami tidak ingin mengambil kesalahan dengan meyombongkan diri dan meremehkan lawan kami di Final. Mereka punya potensi yang bagus serta punya peluang yang sama dengan kami untuk menjadi juara. Saya sudah tidak sabar untuk bisa segera bertanding dengan Liverpool ujar Isco.

Gerrard : Liverpool Mampu Sikat Real Madrid Di Final

Eropa-Legenda Liverpool Steven Gerrard mengungkapkan jika dia sangat yakin dengan mantan bekas timnya dapat memenangkan gelar juara Liga Champions Eropa pada musim ini.Jika The Reds berhasil menyikirkan As Roma di semifinal.

Liverpool sendiri pada musim ini secara mengejutkan tampil dengan sangat luar biasa di ajang Eropa, Mohamed salah dkk mampu menyingkirkan lawan lawannya dengan skor telak.Tim sekaliber Manchester City harus takluk dalam dua leg yag di jalani. Nah menurut Gerard jika pada malam ini Liverpool berhasil menyingkirkan wakil Italia As Roma maka pasukan Jurgen Klopp akan menantang raksasa yang juga juara bertahan Real Madrid yang terlebih dahulu lolos ke babak final usai menyingkirkan Beyern Munchen dengan aggregat 4-3, Menurut Gerard ia yakin jika Liverpool mampu mengatasi Loss Blanccos di final, apalagi dengan performa Madrid yang tidak telalu baik pada musim ini.

Gerard sendiri ternyata sudah menganalisa ketika El Real bersua dengan Bayern Munchen dalam dua leg yang telah di jalani. Dalam leg kedua Bayern membuat Madrid harus memungut bola dari gawang mereka sebanyak dua kali, tidak hanya itu Bayern juga menciptakan puluhan peluang yang gagal berbuah gol.

Dengan Bayern yang mampu menciptakan begitu banyak peluang yang sia sia, Gerard yakin jika Liverpool tidak akan mencontoh hal yang sama yang di lakukan Bayern.

”Jika anda melihat pertandingan dua leg tersebut bagaimana Munchen begitu banyak membuat peluang,anda tidak akan melihat Liverpool menciptakaan peluang begitu banyak.”ucap Gerard kepada SportBT.

”Saya yakin jika Liverpool yang melawan Madrid di final dan mendapatkan begitu banyak peluang seperti Bayern saya rasa  mereka bisa melukai Madrid dengan sangat buruk.”

Liverpool sendiri akan bertandang ke Olimpico untuk melanjutkan pertandingan leg kedua di semifinal Liga Champions Eropa pada kamis,(3/5/2018) dini hari WIB.The Kop hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos ke babak final.

Barca Harus Bersyukur Mendapatkan Double Winner Pada Musim Ini, Meski harus Tersingkir Di Liga Champions Eropa

Jakarta-Laliga pada musim ini telah menjadi miliki Barcelona pada musim ini,Setelah mengalahkan Deportivo Lacoruna dengan dengan skor 4-2 dan langsung memastikan gelar juara Lalliga. Ini merupakan gelar kedua Barca pada musim ini usai mereka berhasil meraih gelar Copa Del Rey pada sebelumnya.

Bek Barcelona Jordi Alba pun tidak bisa menyembunyikan kebahagianya melihat klub berhasil menjuarai dua kompetisi tersebut, meski mereka harus gagal di ajang Liga Champions Eropa.Menurut Alba Barca sendiri telah berhasil mencetak Double Winner yang merupakan sebuah prestasi yang amat luar biasa.

Sedangkan ketika ditanyai tentang ke gagalan mereka di ajang Liga Champions Eropa, alba hanya mengatakan jika dirinya amat sedih dan malu melihat  para koleganya bermain sangat buruk hingga mereka harus tersingkir oleh As Roma di Perempat final. Dia juga menambahkan jika sang Pelatih Ernesto Valverde layak mendapatkan hal lebih di ajang Liga Champions Eropa pada musim ini.

‘’Itu kekalahan tersebut sangat memalukan, semua pemainn harus betanggung jawab dengan itu , mereka harus menunjukan wajah mereka.Kami tahu kami membut sebuah kesalahan yang besar.’’ Ucap Alba pada media Fourtwotwo.

‘’Ernesto harusnya mendapatkan sesuatu yang lebih, ia pantas dengan Trofi Liga Champion.Anda tahu dia merupakan pelatih ke enam yang mampu mengantarkan klub ini mencapai Double Winner,ia mampu mengatur ruang ganti dengan sangat amat baik,Semua pemain layak untuk disalahkan.Meski kami tahu kami akan gugur di ajang ini.

Alba  juga menambahkan jika dua Trofi ini amat luar biasa, menurutnya prestasi tersebut sangatlah istimewa dan tetap harus di rayakan dengan sebaik mungkin.

‘’Tidak banyak pelatih yang mampu memberikan Double Winner pada jaman ini, apalagi Barcelona baru delapan kali merasakannya dan itu merupakan sesuatu yang luar biasa.’’Ucapnya.